Problematika Teks dan Makna Matius 19:9

Authors

  • Adi Putra Sekolah Tinggi Teologi Pelota Dunia

DOI:

https://doi.org/10.52157/me.v9i2.122

Keywords:

Perzinaan, Matius, Perceraian, Pernikahan

Abstract

Abstract: The problematic text and meaning of Matthew 19: 9 is the focus of this study. Because this verse not only causes polemic in its meaning, it is also needed in the text. Because based on the notes to Nestle Aland 28 (NA28), there are so many variations on this verse. By using qualitative, specifically using analysis and exegesis tools with accuracy in analyzing, it is concluded that the text provided by NA28 is much better (stated or) and suitable to be used as translated text in exegesis studies. In addition, in this study, it was found as a phrase "except for adultery" asking for reasons to justify divorce. However, in this study it was found that even adultery had taken place, divorce was still not permitted. Because Jesus' Teaching Principle is love and forgiveness.

Abstraksi: Problematika teks dan makna Matius 19:9 menjadi konsen dari penelitian ini. Oleh karena ayat ini tidak hanya menimbulkan polemik pada maknanya, melainkan juga pada teksnya. Karena berdasarkan catatan kaki pada Nestle Aland 28 (NA28), ada begitu banyak varian terhadap ayat ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya menggunakan analisis apparatus dan eksegesis dengan ketelitian dalam menganalisis, maka disimpulkan bahwa teks yang diberikan oleh NA28 jauh lebih baik (mendekatai aslinya) dan cocok dijadikan sebagai teks acuan dalam studi eksegesis. Selain itu, dalam penelitian ini, dijumpai bahwa frasa “kecuali karena zina” bukanlah sebuah alasan untuk membenarkan perceraian. Akan tetapi dalam penelitian ini ditemukan bahwa bahkan sekalipun telah terjadi perzinaan, perceraian tetap tidak diperbolehkan. Karena prinsip ajaran Yesus adalah kasih dan pengampunan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barclay, William. Pemahaman Alkitab Setiap Hari: Injil Matius Pasal 11-28. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Blomberg, Craig L. The New American Commentary: Matthew. USA: Broadman Press, 1992.

Bright, Hilda. An EasyEnglish Bible Version and Commentary: Matthew God’s News (RTF), n.d.

C.D.Maiaweng, Peniel. “Https://Ojs.Sttjaffray.Ac.Id/Index.Php/JJV71/Article/View/237” 5 (2017).

Calvin, John. Harmony of Law – Volume 3. Grand Rapids, MI: Christian Classic Ethereal Library, 1578.

D.A. Carson, R.T. France, J.A. Motyer, dan G.J. Wenham., ed. Tafsiran Alkitab Abad Ke-21 (Matius-Wahyu). Jakarta: YKBK/OMF, 2017.

Drewes, B. F. Kunci Bahasa Yunani Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

Fee, Gordon D. New Testament Exegesis. Edited by Andreas Hauw. Ketiga. Malang: SAAT, 2011.

France, R. T. The Tyndale New Testament Commentaries: Matthew. Surabaya: Momentum, 2007.

Grudem, Wayne. Systematic Theology: An Introduction to Bible Doctrine. Patterson Avenue S.E., Grand Rapids, Michigan, USA: Zondervan Publishing House, 1994.

Guthrie, Donald. Pengantar Perjanjian Baru Volume 1. Surabaya: Momentum, 2010.

———. Tafsiran Alkitab Masa Kini. Jakarta: YKBK/OMF, n.d.

Heer, J.J. de. Tafsiran Alkitab Injil Matius. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Henry, Matthew. Tafsiran Injil Matius 1-14. Surabaya: Momentum, 2007.

Hoppe, Leslie J. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama, n.d.

Komoszewski, James Sawyer, dan Daniel B. Wallace. Reinventing Jesus: Bagaimana Para Pemikir Skeptis Keliru Memahami Yesus Dan Menyesatkan Budaya Populer. Jakarta: Perkantas, 2011.

Metzger, Bruce M. A Textual Commentary On The Greek New Testament. Second. USA: United Bible Societies, 1994.

Morris, Leon. Tafsiran Injil Matius. Surabaya: Momentum, 2016.

———. The Gospel According to Matthew. Michigan: GrandRapids, 1992.

Osborne, Grant R. Exegetical Commentary On The New Testament: Matthew. USA: Zondervan, 2005.

Surbakti, Pelita Hati. “Https://Journal.Sttsimpson.Ac.Id/Index.Php/EJTI/Article/View/191” 4 (2020).

Published

2020-10-30 — Updated on 2021-07-21

How to Cite

Putra, A. (2021). Problematika Teks dan Makna Matius 19:9. Missio Ecclesiae, 9(2), 1-16. https://doi.org/10.52157/me.v9i2.122

Issue

Section

Articles