Publication Ethics

Missio Ecclesiae adalah a peer-reviewed journal. Pernyataan ini mengklarifikasi perilaku etis semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan artikel dalam jurnal ini, termasuk penulis, editor in chiefeditorial board, peer-reviewer dan penerbit (Institut Injil Indonesia).

Ethical Guideline for Journal Publication

Publikasi artikel dalam Missio Ecclesiae merupakan sebuah pengembangan jaringan pengetahuan yang koheren, komprehensif dan utuh. Ini adalah refleksi langsung dari kualitas karya penulis dan lembaga yang mendukungnya. Proses dan hasil peer-reviewed artikel mendukung dan mewujudkan metode ilmiah. Oleh karena itu, penting untuk menyepakati standar perilaku etis yang diharapkan untuk semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan: penulis, editor jurnal, peer-reviewer, penerbit, dan masyarakat. 

Institut Injil Indonesia selaku penerbit Missio Ecclesiae mengambil tugas perwalian atas semua tahapan penerbitan secara sangat serius, dan kami mengakui tanggung jawab etis dan lainnya. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa iklan, cetak ulang, atau pendapatan komersial lainnya tidak berdampak atau berpengaruh pada keputusan editorial. Selain itu, Institut Injil Indonesia akan membantu komunikasi dengan jurnal dan/atau penerbit lain dimana hal ini berguna dan diperlukan.

Kewajiban Editor:

  • Keputusan Publikasi: Editor Missio Ecclesiae bertanggung jawab untuk memutuskan artikel yang harus diterbitkan berdasarkan masukan dari hasil review yang dilakukan reviewer. Para editor dapat dipandu oleh adanya kebijakan dewan redaksi jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum yang berlaku terkait pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Para editor dapat berunding dengan editor atau pengulas lain dalam membuat keputusan ini.
  • Fair Play: Editor setiap saat mengevaluasi naskah berdasarkan konten intelektualnya tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filsafat politik para penulis. Editor akan memastikan artikel sesuai dengan focus dan scope Tanggapan dari reviewer akan dijadikan landasan bagi editor untuk menentukan apakah suatu artikel dapat diterima (accepted), diterima dengan revisi (accepted with major/minor revision), atau ditolak (rejected). Suatu artikel ditolak untuk diterbitkan disebabkan oleh berbagai pertimbangan, diantaranya dikarenakan artikel tidak sesuai dengan ruang lingkup jurnal, sisi ilmiah tulisan tersebut kurang memadai untuk digolongkan dalam suatu tulisan ilmiah, kesalahan metodologi yang mendasar, atau dikarenakan penulis menolak untuk melakukan perbaikan yang diberikan oleh mitra bestari tanpa dasar yang logis. Urutan penerbitan disesuaikan dengan urutan masuknya artikel dan revisi artikel kepada dewan redaksi.
  • Kerahasiaan: Editor tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah yang telah diserahkan kepada siapa pun selain penulis korespondensi, reviewer, penasihat editorial lainnya, dan penerbit, sebagaimana mestinya.
  • Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Materi yang tidak dipublikasikan namun diungkapkan dalam naskah tidak boleh digunakan dalam penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis.

 

Kewajiban Reviewer:

  • Kontribusi untuk keputusan editorial: Peer review membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan melalui komunikasi editorial dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam meningkatkan kualitas artikel.
  • Ketepatan waktu: Reviewer harus merespons dalam batas waktu yang wajar sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan. Reviewer hanya setuju untuk me-review naskah jika mereka cukup yakin dapat mengembalikan hasil review dalam batas waktu yang diusulkan atau disepakati bersama, dan menginformasikan kepada editor jurnal dengan segera jika mereka memerlukan perpanjangan waktu. Dalam hal reviewer merasa tidak mungkin baginya untuk menyelesaikan review naskah dalam waktu yang telah ditentukan, maka harus mengkomunikasikan dengan editor sehingga naskah dapat dikirim ke reviewer
  • Kerahasiaan: Setiap naskah yang diterima untuk ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Naskah tersebut tidak boleh diperlihatkan atau dibahas dengan orang lain kecuali jika diizinkan oleh editor.
  • Standar objektivitas: review harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi penulis adalah tidak pantas. Reviewer harus mengekspresikan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen pendukung.
  • Pengakuan sumber: Reviewer harus memastikan bahwa penulis telah mengakui semua sumber data yang digunakan dalam penelitian. Reviewer harus mengidentifikasi karya publikasi yang relevan yang dirujuk oleh penulis. Reviewer harus segera memberi tahu editor jika mereka menemukan penyimpangan, berpotensi melanggar etika publikasi, mengetahui kesamaan substansial antara naskah dan penyerahan bersamaan dengan jurnal lain atau artikel yang diterbitkan, atau mencurigai bahwa kesalahan mungkin telah terjadi selama penelitian atau penulisan dan penyerahan naskah.
  • Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Informasi atau ide istimewa yang diperoleh melalui proses review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak boleh menganggap manuskrip di mana mereka memiliki konflik kepentingan yang diakibatkan oleh persaingan, kolaboratif, atau hubungan lain dengan salah satu penulis, perusahaan, atau institusi yang berkaitan dengan artikel tersebut.

 

Kewajiban Penulis:

  • Standar pelaporan: Penulis harus menyajikan laporan yang akurat tentang penelitian asli (original research) yang dilakukan serta diskusi objektif tentang signifikansinya. Data yang mendasari harus disajikan secara akurat di dalam artikel. Suatu naskah harus berisi referensi yang detail dan memadai sehingga memungkinkan orang lain mengulang kembali (mereplikasi) peneltian tersebut. Pernyataan atau data curang atau tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  • Akses dan retensi data: Penulis diminta untuk memberikan data mentah sehubungan dengan artikel untuk editorial review, dan harus siap untuk memberikan akses publik terhadap data tersebut, dan harus dalam hal apapun disiapkan untuk menyimpan data tersebut untuk waktu yang wajar setelah publikasi.
  • Orisinalitas dan Plagiarisme: Para penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya asli sepenuhnya, dan jika penulis telah menggunakan pekerjaan dan/atau kata-kata orang lain, bahwa ini telah dikutip secata tepat atau sewajarnya.
  • Publikasi Ganda, Redundan, atau Bersamaan: Penulis secara umum tidak boleh mempublikasikan manuskrip yang secara esensial menggambarkan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal. Mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  • Pengakuan Sumber: Pengakuan yang tepat dari karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi yang telah berpengaruh dalam menentukan sifat pekerjaan yang dilaporkan.
  • Kepenulisan Artikel: Kepenulisan harus terbatas pada mereka yang telah membuat kontribusi yang signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi dari penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah membuat kontribusi yang signifikan harus terdaftar sebagai rekan penulis (co-authors). Di mana ada orang lain yang telah berpartisipasi dalam aspek substantif tertentu dari proyek penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis korespondensi harus memastikan bahwa semua rekan penulis yang pantas dan rekan penulis yang tidak pantas tidak disertakan dalam artikel, dan bahwa semua rekan penulis telah melihat dan menyetujui versi final dari artikel dan telah sepakat untuk diserahkan untuk publikasi.
  • Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Semua penulis harus secara jelas mengungkapkan dalam naskah mereka segala konflik kepentingan finansial atau substantif lainnya yang mungkin dapat diuraikan untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi naskah mereka. Semua sumber dukungan keuangan untuk proyek penelitan tersebut harus diungkapkan.
  • Kesalahan Mendasar dalam Karya yang Diterbitkan: Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam naskah yang telah dikirim, maka kewajiban penulis untuk segera memberitahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki naskah.