Pendampingan Pasca Perceraian: Interpretasi 1 Korintus 7:10-11 Bagi Tenaga Kerja Wanita Indonesia di Hong Kong

Authors

  • Betesda Sinaga Institut Injil Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52157/me.v15i1.513

Keywords:

Pendampingan, perceraian, Interprestasi 1 Korintus :10-11, Tenaga Kerja Wanita Indonesia Hong Kong

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya pendampingan pasca perceraian bagi para wanita yang bekerja sebagai pekerja imigran di Hong Kong. Pendampingan sangat perlu bagi keluarga-keluarga yang sudah mengalami perceraian. Dalam penelitian ini penulis mengkaji pendampingan sebagai cara untuk memberi pendidikan terhadap keluarga-keluarga Kristen pasca perceraian. Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dalam unsur kualitatif dugunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diperlukan akan dilanjutkan menganalisis data untuk menarik kesimpulan dalam study ini. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa perceraian mendatangkan dampak negatif terhadap mental, psikologis dan rohani para wanita yang mengalami perceraian. Dalam pengamatan penulis perlu beberapa pendampingan yang perlu dilakukan. Pendampingan-pendampingan itu antara lain: secara hukum, psikologi dan rohani. Melalui proses pendampingan tersebut diharapkan para wanita yang mengalami perceraian menemukan cara yang tepat untuk menyelesaikan persoalan-persoalannya pasca perceraian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aart, V. B. (2017). No TPendampingan Pastoral itle. BPK Gunung Mulia.

Agus Putra. (n.d.). Peran Tugas Pengacara Perceraian https://www.jasahukumbali.com/artikel. Diakses 21 Juli 2020.

Andri Donna, P. (2018). Ini Data TKA di Indonesia dan Perbandingan Dengan TKI di Luar.

Barclay, W. (2009). Pemahaman Alkitab Setiap Hari Surat 1 & 2 Korintus. BPK Gunung Mulia.

Brentano, A. C.-S. & C. (1943). Divorce Causes and Consequences. Yale University Press.

Briil, W. J. (1994). Surat Korintus Pertama. Kalam Hidup.

Collin, G. R. (2017). Konseling Kristen Yang Efektif. SAAT.

Green, J. P. (Ed.). (1984). The Interlinear Bible-Greek English. Hendrickson.

Henry, M. (2020). Bible Work 08, With an Elektrik Edge Sofware.

Hindradjat, J. (22 C.E.). Peran Gembala Gereja Bethel Indonesia Dalam Mencegah Perceraian Keluarga Kristen Di Tanjung Priok. 7, 77–89.

Ilalang, V. (2020). No Title Konseling Terbuka BMI HongKong, https://buruhmigran.or.id/2013/04/16/. Diakses 23 Juni.

JBriil, W. (1994). Surat Korintus Pertama. Kalam Hidup.

Kistemaker, S. J. (1993). New Testamen Comentary I Chorinthians. Baker Pub Group.

Lange, J. P. (1957). Comentary On Holy Scriptures: Critical Doctrinal and Homiletical, With Special Reference to Minister and Sudent; Vol. Vi of the New Paul to The Corintians. Zondervan Publishing.

Lex et Societatis, Vol.I/No.1/Jan-Mrt/2013, diakses 21 July 2020. (n.d.).

Low, B. (2004). Marriage: A Biblical And Theological Perspektive, “Church and Society in Asia Today, 12 No. 3 2009: Kent Hugles and Barbara, Disciplenes Of A Gifly Family e.

Pendampingan, https://id.wikipedia.org. Diakses 17 Juni 2020. (n.d.).

Pendampingan https://kamuspsikososial.wordpress.com. Diakses 16 Juni 2020. (n.d.).

Perjuangan Yang Tidak Terlihat Bagaimana Ribuan Buruh Migran Perempuan Kehilangan Uang dan Anak-Anak Mereka Setiap Tahunnya, http://sinar-migran.com/ diakses 23 Juni. (2020).

Prior, D. (1985). The Message of 1 Corinthians: The Bible Speak Today.

Samuel Sulistiyo, Maria Jane Tienoviani Simanjunt, T. C. B. (n.d.). PANDANGAN TEOLOGI PAULUS DALAM 1 KORINTUS 7:10-16 TENTANG PERCERAIAN BAGI PASANGAN KRISTEN. Voice Of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik Dan Agama, 9.

Simajuntak, J. (2012). KETERAMPILAN PERKAWINAN: Seni Merawat Cinta dan Mewariskan Pernikahan. Yayasan Pelikan.

Sugiarto, Y. (2022). prinsip Alkitab mengenai pernikahan, perceraian dan pernikahan kembal. Jurnal Excelsis Deo, 6.

Sugiono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2011). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R & D. Alfabeta.

Susabda, Y. (2000). Pastoral Konseling I. Gandum Mas.

Takanyuai, L., & Manno, D. (2022). Prinsip Pernikahan Menurut Efesus 5: 22-33: Penerapan Doktrin Pernikahan bagi Jemaat GPdI Maranatha Sarawandori, Serui. 5(1), 22–33.

V.C. Pfitzner. (2006). Ulasan Atas 1 Korintus: Kesatuan Dalam Kepelbagaian.

Widiastuti, I. H. A. I. &. (2013). Psikologi Umum. Gunadarma.

Wiersbe, W. W. (1983). Hikmat Di dalam Kristus: Tafsiran 1 Korintus. Yayasan Kalam Hidup.

Downloads

Published

23.05.2026

How to Cite

Sinaga, B. (2026). Pendampingan Pasca Perceraian: Interpretasi 1 Korintus 7:10-11 Bagi Tenaga Kerja Wanita Indonesia di Hong Kong. Missio Ecclesiae, 15(1), 1–16. https://doi.org/10.52157/me.v15i1.513

Issue

Section

Articles