Model Liquid Church Bagi Peningkatan Pelayanan Pastoral Gereja-Gereja Anggota Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia Setempat (PGIS) Di Kota Batu

Authors

  • Franky Franky STT Kalimantan
  • Dina Elisabeth Latumahina Institut Injil Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52157/me.v11i1.145

Keywords:

Model, Gereja Cair, Pelayanan Pastoral dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Setempat di Kota Batu

Abstract

Di tengah konteks zaman yang terus mengalami perubahan, gereja sebaiknya terbuka dalam menghadapi kepelbagaian dan perubahan. Dalam melayani (pastoral), gereja harus menghayati dan menjalani kehidupannya dalam proses pembaharuan terus menerus serta menjadi cair (liquid). Apabila memerhatikan dinamika pelayanan pastoral pada saat ini, maka gereja tidak lepas dari permasalahan dalam menyikapi perubahan. Misalnya: adanya anggapan bahwa keterbukaan terhadap sesuatu di luar gereja akan mengancam eksistensi gereja pada masa kini. Akibatnya, gereja tidak mau dievaluasi, menerima kritik dan saran karena menganggap pendekatan pelayanan tradisional adalah cara/ metode terbaik dalam menerapkan pelayanan pastoral. Dalam artikel ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, yakni menggali pemahaman dan pengalaman subyektif dari para informan dengan memerhatikan konteks pelayanan pastoral gereja-gereja anggota PGIS Kota Batu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji serta menemukan model liquid church bagi peningkatan pelayanan pastoral. Pada akhirnya, dengan mengacu pada kajian literatur, hasil dan pembahasan, maka peneliti menemukan Model Liquid Church, yakni: 1) Gereja Tidak Bersifat Eksklusif; 2) Gereja Kontekstual; 3) Gereja Adaptif; 4) Gereja yang Inovatif dan Kreatif; 5) Gereja yang Membumi dan 6) Gereja Yang Relevan dengan Situasi dan Kondisi. Model ini dapat menjadi rekomendasi bagi gereja-gereja anggota PGIS Kota Batu guna meningkatkan pelayanan pastoral.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anon. 2016. “Gereja Cair Demi Partisipasi.” https://selisip.com.

Brotosudarmo, R. M. Drie S. 2020. Pembinaan Warga Gereja Selaras Dengan Tantangan Zaman. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Browning, W. R. F. 2008. Kamus Alkitab: A Dictionary of The Bible. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Budijanto, Bambang, ed. 2018. Spiritualitas Generasi Muda Dan Gereja: Dinamika Spiritualitas Generasi Muda Kristen Indonesia. Jakarta: Bilangan Research Center.

Creswell, John W. 2014. Penelitian Kualitatis Dan Desain Riset. 3rd ed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dwiraharjo, Susanto. 2020. “Jurnal Ibadah-Covid-4.” 4(1):1–17.

Enns, Paul. 2004. The Moody Handbook of Theology: Buku Pegangan Teologi. Malang: Literatur SAAT.

Erickson, Milard J. 2004. Teologi Kristen. Malang: Penerbit Gandum Mas.

Fisher, David. 2005. The 21st Century Century Pastor: Sebuah Visi Berdasarkan Pelayanan Rasul Paulus,. Malang: Penerbit Gandum Mas.

Geisler, Norman. 2005. Systematic Thelogy: Church. Minneapolis: Bethany House.

Hadiwitanto, Handi. 2018. Tantangan Berkomunitas: Sebuah Refleksi Singkat Tentang Hidup Menggereja Lintas Generasi. Surabaya.

Hadiwitanto, Handi. 2019. Menjadi Gereja Yang Cair Dan Bersahabat Untuk Semua Generasi. Surabaya.

Kabuhung, Andrey Lodewyk Aristo. 2019. “Menggereja Yang Cair: Eklesiologi Cair Menurut Pete Ward Dan Relevansinya Bagi Gereja Masehi Injili Talaud.” UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA.

Lumintang, Ramly B. 2015. Teologi Keseimbangan Gereja (Antara Orthodoxy Dan Orthopraxy). Bandung: Pionir Jaya.

Messakh, Besly Yermy Tungaoly. 2020. “Menjadi Sahabat Bagi Sesama: Memaknai Relasi Persahabatan Dalam Pelayanan Pastoral.” GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Filsafat Keilahian 5(1):1. doi: 10.21460/gema.2020.51.497.

Moleong, Lexy J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revi. Bandung: Penerbit PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, Sektiyono Pinto. 2017. “Gereja Liquid Di Tengah Masyarakat Post Modern: Studi Terhadap Perkembangan Gereja Kharismatik Di Yogyakarta Sebagai Representatif Gereja Liquid Dalam Konteks Masyarakat Pascamodern.” UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA.

Pagi, Doa, and Gspdi Filadelfia. 2021. “Teori Liquid Church Dalam Pembinaan Warga Jemaat?: Studi Kasus Pendahuluan.” 4(1):154–68.

Putrawan, Bobby Kurnia, and Leo Immanuel. 2019. “Journal of Theology and Christian Education.” Journal of Theology and Christian Education 1.

Root, Andrew. 2007. Revisiting Relational Youth Ministry: From A Strategy of Influence to A Theology Of Icarnation. Downer Grove: Intervasity Press.

Siman Juntak, Justin Niaga. 2019. “Pengaruh Pemahaman Panggilan Guru Kristen Terhadap Pemberitaan Injil.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani 3(1):9. doi: 10.33991/epigraphe.v3i1.44.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sukamto, Amos. 2021. “Tren-Tren Kultur Hidup Bergereja Pada Era Digital-Pandemi Covid-19.” Jurnal Teologi Berita Hidup 4(1). doi: https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i1.168.

Susanta, Yohanes Krismantyo. 2018. “‘Menjadi Sesama Manusia’ Persahabatan Sebagai Tema Teologis Dan Implikasinya Bagi Kehidupan Bergereja.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 2(2):103. doi: 10.30648/dun.v2i2.169.

Sutanto, David Roestandi Surya. n.d. “Gereja Yang Dinamis.” http://gkikebonjati.org.

Thiesen, Henry. 2008. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas.

Ward, Pete. 2013. Liquid Chuch. Oregon: WIPF & STOCK.

White, James Emery. 2008. Rethinking The Church. Grand Rapids: Baker Book.

Wiyono, Andreas Untung, and Sukardi. 2010. Manajemen Gereja: Dasar Teologis & Implementasi Praktisnya. Bandung: Bina Media Informasi.

Zaluchu, Sony Eli. 2021. “Disrupsi Liturgi Dan Ibadah Gereja Dalam Era 4.0.” P. 137 in Revitalisasi Gereja: Bunga Rampai Pemikiran Kristen Masa Kini, edited by F. Y. Mamahit and A. Hauw. Malang: LP2M STT SAAT.

Zaragoza, Edward C. 2007. No Longer Servant, But Friend. Nashville: Abingdon Press.

Abstract viewed = 64 times

Citation

Downloads

Published

2022-04-25

How to Cite

Franky, F., & Latumahina, D. E. (2022). Model Liquid Church Bagi Peningkatan Pelayanan Pastoral Gereja-Gereja Anggota Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia Setempat (PGIS) Di Kota Batu. Missio Ecclesiae, 11(1), 21–36. https://doi.org/10.52157/me.v11i1.145

Issue

Section

Articles