KUALIFIKASI PEMIMPIN MENURUT RASUL PAULUS (STUDI EKSEGETIS SURAT TITUS 1:5-9)

Authors

  • Jeny Marlin Institut Injil Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52157/me.v6i2.74

Keywords:

kualifikasi pemimpin, Rasul Paulus, Titus 1:5-9, studi eksegetis

Abstract

Dari hasil analisa eksegetis Titus 1:5-9, penulis menyimpulkan bahwa: Titus bukan orang Yahudi, namun menjadi satu tim dalam pelayanan Rasul Paulus, dan ditugaskan di Pulau Kreta untuk memelihara jemaat di sana. Rasul Paulus dalam suratnya kepada Titus, bermaksud mendorong dan menghimbau Titus, tentang betapa pentingnya mengatur kembali agar lebih baik lagi apa yang masih perlu/kurang/seharusnya diatur, yaitu menetapkan para pemimpin rohani yaitu para penatua yang ditempatkan atau ditugaskan sebagai ketua gereja atau pemimpin bagi jemaat. yang terdapat di tiap-tiap kota. 1) Pemimpin yang sedang dan terus-menerus tidak tercela” di antara para jemaat dan suami dari seorang/satu istri saja; 2) Pemimpin yang mempunyai anak-anak yang beriman, yang memiliki pola hidup anak-anak seorang pemimpin rohani, tidak hidup dalam tuduhan/tidak hidup dalam kekacauan/hidup tidak liar, tidak punya malu, bukan tidak bermoral, atau anak-anak yang bukan tak mau patuh, tidak durhaka dan bukan pemberontak. Sebaliknya anak-anak seorang pemimpin rohani adalah anak-anak yang hidup tertib, tahu malu, bermoral, patuh, menjaga nama baik keluarga dan menghormati orang tua; 3) Seorang pemimpin rohani adalah pengawas jemaat yang sedang dan terus-menerus hidup suci dan tidak bercela, tetapi dia juga menjadi sedang dan terus-menerus menjadi (must be above reproach as God's steward), artinya “harus sempurna seperti pelayan Tuhan” atau is entrusted with God's work artinya “dipercayakan pekerjaan Tuhan; 4) Seorang pemimpin rohani adalah “bukan seorang yang memuaskan diri sendiri, bukan seorang yang keras kepala dan bukan seorang yang angkuh.” Hal ini identik terlihat jelas dengan karakter atau temperamen seseorang dalam memimpin demi kepentingan orang banyak, yang bersedia menerima kritik atau teguran dan yang rendah hati atau tidak sombong; 5) Pemimpin rohani adalah bukan seorang pemimpin yang dikuasai kemarahan/pemarah, berdarah panas dan cepat marah, tetapi pemimpin yang mampu menundukkan kemarahan, panjang sabar, dan lemah-lembut; 6) Seorang pemimpin rohani hidupnya tidak mengkomsumsi minuman keras seperti anggur yang membuat dia mabuk, karena akan kecanduan, sehingga hidupnya dikuasai oleh kemabukan. Tetapi sebaliknya seorang pemimpin rohani memiliki hidup yang senantiasa menjaga tubuhnya dalam  kesucian dan kekudusan; 7) Seorang pemimpin rohani adalah seorang yang tidak suka berkelahi, tidak pemarah dan seorang yang tidak kejam, melainkan seorang yang suka damai, pembawa damai, lemah-lembut atau baik; 8) Seorang pemimpin rohani adalah seorang yang jujur atau tidak tamak akan uang dan tidak berlaku curang atau serakah; 9) Pemimpin rohani ialah seorang yang ramah, penuh kasih dan kebaikan dan yang mencintai kebaikan serta suka akan hal-hal yang baik dalam masa kepemimpinannya; dan10) Seorang pemimpin rohani ialah seorang yang bijaksana, tertata, masuk akal, seorang yang taat terhadap hukum, tegak lurus, benar, adil dan seorang yang tulus, memuaskan ke Tuhan, taat, bermoral dan yang kudus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryanto, Suryono,
1985 Kamus Antropologi. Jakarta: Akademika Presindo

Barker, Kenneth L. & Kohlenberger, John,
1994 Zondervan NIV Bible Commentary Vol. 2 New Testament. Grand Rapids, Michigan: Zondervant Publishing House

Barclay, M. Newman Jr.,
t.t Kamus Yunani-Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Boeker, T.G.R.
1992 Bahasa Ibrani. Batu: Sekolah Tinggi Theologia “I-3”

Brill, J. Wesley
1996 Tafsiran Surat Timotius dan Titus. Bandung: Yayasan Kalam Hidup
Bruce, F.F
1979 The International Bible Commentary. Grand Rapids, Michigan: Zondervan Publishing House

Budiman, R.
2003 Surat-surat Pastoral I &II Timotius dan Titus. Jakarta: BPK Gunung Mulia

------------------
1984 Tafsiran Surat-surat Pastoral. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Caram, Paul G.
2003 Kekristenan Sejati. Jakarta: Nafiri Gabriel

Darmaputera, Eka
t.t Kepemimpinan Dalam Persfektif Alkitab. Yogyakarta: Kairos Books

Echols, Jhon M. & Shadily, Hassan
1996 Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: Gramedia
France, R.T.
1978 Tyndale New Testament Commentaries Matthew. Grand Rapids: Eerdmans

Gaebelein, Frank E.
t.t The Ekspositor’s Bible Commentary. Michigan: Zondervan Publishing House

Gibbs, Eddie
2010 Kepemimpinan Gereja Masa Mendatang. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Gunarsa, Singgih D.
2004 Bunga Rampai Psikologi Perkembangan. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia

------------------------
2004 Bunga Rampai Psikologi Perkembangan dari Anak Sampai Usia Lanjut. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Gunawan, Adi W. Dan Setyono, Ariesandi
2007 Manage Your Mind For Succes, (Jakarta: Gramedia Pustaka Umum

Guralnik, David B.
1967 Webster’s New World Dictionary. California: State Departement of Education

Harris, Laird (Ed.)
1980 Theological Workbook of Old Testament. Chicago: Moody Press

Harrison, Everett F.
1960 Baker’s Dictionary of Theology, (Grand Rapids, Michigan: Baker Book House

Hidayat, Paul
1995 Pendidikan Teologi Injili Suatu Alternatif?:Skisma Gereja dan Kualitas Kepemimpinan Kristen Di Indonesia. Malang: Tunggal Murni

Leeds, Randy
2006 Bible Works 7, Old Testament, Agustus 2006, [c:\program files(x86)\bibleworks 7\init\bw700.swc.]

Lencioni, Patrick M.
2012 The Advantage; Why Organizational Healt Trumps Everything Else In Business. San Fransisco: Published By Jossey-Bass

Maxwel, John C.
2004 21 Hukum Kepemimpinan Sejati. Batam: Interaksara

McIintosh, Gary L.
2012 Overcoming the Dark Side of Leadership. Malang: Literatur SAAT

Ottley, R.L.
2005 Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid I A-I. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF

Octavianus, Petrus
2004 Menuju Indonesia Jaya (2005-2030) dan Indonesia Adidaya (2030-2055). Batu: Departemen Literatur YPPII

-----------------------
1986 Manajemen dan Kepemimpinan Menurut Wahyu Allah. Malang: Gandum Mas

Poerwadarminta, W.J.S
1987 Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Salim, Peter & Salim, Yenny
1991 Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta: Modern English Press

Salim, Peter
2006 The Contemporary English-Indonesia Dictionary Vol. Two M-Z. Jakarta: Media Eka Pustaka

Senhert, Keith w.
1981 Megendalikan Stres Dalam Rumah Tangga dan Pekerjaan. Bandung: Yayasan Kalam Hidup

Soedarsono, H. Soemarno
2005 Membangun Kembali Jati Diri Bangsa. Jakarta: Elek Media Komputindo

Tenney, Merrill C.
2000 Survei Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas

Tulluan,Ola
1999 Introduksi Perjanjian Baru. Malang: Departemen Literatur YPPII

Tim Penyusun
1988 Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Tong, Stephen
2001 Hidup Kristen Yang Berbuah. Surabaya: Lembaga Reformed Injili Indonesia

Thoha, Miftah
1993 Kepemimpinan dan Manajemen. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Tomatala, Yakob
2012 Kepemimpinan Yang Dinamis. Malang: Gandum Mas

Warren, Rick
2012 The Purpose Driven Life. Malang: Gandum Mas

W.E. Vine, Merril F. Unger, William White, Jr.
1984 Vine’s Complete Expository Dictionary of Old and New Testament Words. Nashville: Thomas Nelson Publishers
………………,
1998 Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan R.I.

……………….,
1990 Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Balai Pustaka

www.KristenSkeptis.com, “Hamba Tuhan Bermasalah”, (tanggal 11 Februari 2011), 4
http://en.wikipedia.org/wiki/J.F.C

Abstract viewed = 768 times

Citation

Published

2017-10-29

How to Cite

Marlin, J. (2017). KUALIFIKASI PEMIMPIN MENURUT RASUL PAULUS (STUDI EKSEGETIS SURAT TITUS 1:5-9). Missio Ecclesiae, 6(2), 167–197. https://doi.org/10.52157/me.v6i2.74

Issue

Section

Articles