Konseling Virtual dan Kehadiran Allah yang Tidak Terbatas: Refleksi dari Kitab Mazmur 139

Authors

DOI:

https://doi.org/10.52157/me.v15i1.522

Keywords:

Konseling virtual, Mazmur 139, Kehadiran Allah, Teologi Digital, Konseling Pastoral

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi praktik konseling, beralih dari interaksi fisik ke ruang virtual, terutama sejak pandemi Covid-19. Meskipun menawarkan aksesibilitas dan privasi bagi jemaat maupun rohaniawan, konseling virtual menghadapi tantangan etis, keamanan data, serta keterbatasan keintiman emosional akibat hilangnya syarat nonverbal. Artikel ini bertujuan untuk menyintesis praktik konseling virtual dengan refleksi teologis berdasarkan Mazmur 139 guna memahami bagaimana kehadiran Allah yang maha hadir (omnipresen) memperkaya dan mengkritisi pelayanan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksegesis terhadap Mazmur 139 untuk menggali makna teologis dari kata-kata kunci Bahasa Ibrani terkait kemahatahuan dan kehadiran Allah. Hasil eksegesis kemudian dianalisis secara tematik untuk dikaitkan dengan konteks konseling virtual. Studi ini menunjukkan bahwa Mazmur 139 memberikan landasan teologis yang kokoh bagi konseling virtual; ruang digital bukanlah area yang terpisah dari kedaulatan Allah. Sifat Allah yang omniscien dan omnipresen menjamin bahwa keintiman dan transformasi spiritual tetap dapat terjadi melampaui batasan geografis. Kejujuran emosional yang difasilitasi oleh ruang virtual selaras dengan ruang kejujuran dalam Mazmur dimana Allah hadir sebagai pendengar yang intim. Kesimpulannya, kehadiran Allah adalah jaminan utama keberhasilan konseling virtual, mendorong pertumbuhan spiritual melalui introspeksi meskipun terdapat keterbatasan jarak fisik.   

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aurelia Omersi, Erni Pamula Ranteallo, dkk. (2026). “Strategi dalam Konseling Pastoral di Era Digital: Studi Kasus Gereja-Gereja Kontemporer,.” Journal.Stt-Abdiel.

Baru, M., Baru, R. P., & Transformasi, D. A. N. (2014). Interact: 18–36.

Blegur, R., Gading, N. P., Karo, D. B., & Rini, N. P. (2023). Layanan Konseling Online dan Sikap Etis Kristen. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 7 (1), 37–53. https://doi.org/10.37368/ja.v7i1.455

Faculty of Theology An Exegetical Analysis of Psalm 139. (2015). 10.

Isfiaty, T., & Dany, A. (2023). Ruang Virtual: Wujud Kreativitas Digital di Ruang Publik. 9, 102–108.

Iwan Handoyo Putra, Resmana Lim, dan R. S. (2026). “Fitur Konseling Online pada Situs Pelayanan Rohani,.” Scientific Repository.

Kemenkes beberkan masalah permasalahan kesehatan jiwa di indondesia. (n.d.). In kesehatan.

Leslie S., “Mazmur,” dalam Donald Guthrie, ed. (278 C.E.). Tafsiran Alkitab Masa Kini, jilid 2. BPK Gunung Mulia.

Mulawarman Mulawarman et al. (2022). Konseling Online untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis. Terapeutik: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5.

Raudatul Jannah, H. K. M. (2022). Etika Profesi Konselor dalam Layanan Bimbingan Konseling Virtual. Jurnal Paedagogy, 9(1), 2022.

Smith, G., Francis, L. J., McKenna, U., & Village, A. (2025). Assessing Signs of Burnout Among Recently Ordained Stipendiary Anglican Curates In England. Journal of Religion and Health, 64(2), 1108–1121. https://doi.org/10.1007/s10943-024-02205-2

Stanley M. Norton. (1983). Mazmur-Mazmur yang Terkenal. Gandum Mas.

WTm Morphology, T. H. W. E. (2020). Bible Works 7 (x86).

Downloads

Published

23.05.2026

How to Cite

Leiwakabessy, T. M. (2026). Konseling Virtual dan Kehadiran Allah yang Tidak Terbatas: Refleksi dari Kitab Mazmur 139. Missio Ecclesiae, 15(1), 51–61. https://doi.org/10.52157/me.v15i1.522

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.