Teologi Kehadiran Kristus di Dunia Digital
DOI:
https://doi.org/10.52157/me.v15i1.523Kata Kunci:
Kehadiran Allah, inkarnasi, pneumatologi, eklesiologi, ruang digitalAbstrak
Transformasi besar-besaran praktik keagamaan dari format analog ke digital telah memunculkan diskursus teologis yang signifikan mengenai pengalaman iman kontemporer. Perkembangan ini menantang pemahaman tradisional terkait kehadiran Kristus yang selama ini diasosiasikan dengan interaksi komunal fisik. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data dan analisis sistematis terhadap literatur yang relevan dalam lensa Pneumatologi dan Eklesiologi serta penerapan teori Kesadaran Sosial. Temuan utama mengindikasikan bahwa ruang digital mampu memberikan aspek afektif dan kohesif bagi jemaat; serta pentingnya ruang digital berfungsi sebagai pendukung, bukan pengalih, dalam merealisasikan kehadiran Kristus. Kehadiran Kristus juga dapat dialami melalui layanan konseling dan pelayanan pelepasan berbasis digital dalam konteks gereja sebagai tubuh Kristus.
Unduhan
Referensi
Ando Saragih, F. P., Gagola, M. P., Tomi Nanlohy, K., & Kunci, K. (2025). Missio Ecclesiae Integrasi Teologi Dan Teknologi Sebagai Upaya Doing Theology Di Era Digitalisasi. 14(1), 1–18. https://jurnal.i3batu.ac.id/index.php/me
Charles H. Kraft. (1998). Berkomunikasi dengan Kuasa. Gandum Mas.
Budiyanto, H. (2023). Wawasan Eklesiologi Yang Inklusif Bagi Terciptanya Keesaan Gereja. Semper Reformanda, 5, 16–24.
Eugene A. Nida. (1990). Message and Mission. William Carey Library.
Gordon D. Fee. (2004). Paulus, Roh Kudus, dan Umat Allah. Gandum Mas.
Hutahaean, H., Silalahi, B., Simanjuntak, L., Pandemik, S., Hutahaean, H., Steven Silalahi, B., Zenita Simanjuntak, L., Tinggi Teologi Sumatera Utara, S., Pelita Harapan Medan Kampus, U., & Tinggi Teologi Arastamar Riau, S. (2020). SPIRITUALITAS PANDEMIK: TINJAUAN FENOMENOLOGI IBADAH DI RUMAH. Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(2), 235–250.
Irawan, W. (2018). User Acceptance dan Media Richness pada Video Conference dalam Kehadiran Bersama secaraSosial (Social Co-presence). Jurnal Komunikasi Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.7454/jki.v4i1.8875
James Montgomery Boice. (2011). Dasar-Dasar Iman Kristen, terj. Lanna Wahyuni. Momentum.
Jammes Bannermann. (1960). The Church of Christ. The Banner of Truth Trust.
Jatmiko, B. (2020). Inkarnasi Sebagai Penyataan Allah (Eksegesa 1 Yohanes 1: 1-4). SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 1(2). https://doi.org/10.46495/sdjt.v1i2.60
John Stott. (1990). What Christ thinks of the Church. Harold Shaw Publishers.
Katie Baker. (2025). “What Happened to the Metaverse? How Zuck’s VR Dream Died”,. Enterprise Management 360.
Lawrence O. Richards. (1970). A New Face For The Church. Zondervan.
Leo D. Lefebure. (2003). Penyataan Allah, Agama, dan Kekerasan. Bpk. Gunung Mulia.
Lim, D. (2005). Spiritual Gifts, terj. Endyahswarawati. Gandum Mas.
Maria Handayani, D. (2023). When God Closes the Megachurch: The Closing of Solomon’s Temple and the Church’s Spread to the Society At Large. 22(1), 2684–9194. https://doi.org/10.36421/veritas.v21i2.634
Mark Dever. (2013). Sembilan Tanda Gereja yang Sehat, terj. Ichwei G. Indra & Jessy Siswanto. momentum.
Nole, O. A. (2023). Gereja dengan Model Hibrida: Sebuah Pendekatan Eklesiologi di Era Pasca Pandemi COVID-19. Jurnal Teologi dan Pelayanan Kerusso, 8(2). https://doi.org/10.33856/kerusso.v8i2.305
Piper, J., & Taylor, J. (Eds.). (2014). Supremasi Kristus dalam Dunia Postmodern. Momentum.
Rene Latourelle. (1966). Theology of Revelation. Alba House.
Samarenna, D. (2021). Gereja Menyikapi Arus Globalisasi Digital. Jurnal EFATA: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 8(1). https://doi.org/10.47543/efata.v8i1.54
Sproul, R. C. (2002). Kebenaran-Kebenaran Dasar Iman Kristen (R. Tanudjaja (ed.); 4th ed.). Departemen Literatur SAAT.
Wagner, P. (n.d.). Gereja-gereja Rasuli yang Baru, terj. Gani Wiyono. Imanuel.
Wolfhart Pannenberg. (1964). Jesus God and Man. The Westminster.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Missio Ecclesiae

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Missio Ecclesiae is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














